Kembali

Surat dari CEO kami

Karyawan, pelanggan, tetangga, dan warga negara yang terhormat,

 

Seperti banyak dari Anda, PT Mowilex memantau penyebaran dan dampak risiko dari COVID-19 (coronavirus) di Indonesia dan di seluruh dunia. Mari kita perjelas bahwa apa yang kita hadapi paling utama hari ini adalah krisis kesehatan masyarakat. Kami bersimpati kepada mereka yang telah terkena virus ini atau kehilangan orang yang dicintai akibat virus ini, sebagaimana kami menyentuh banyak komunitas tempat kami beroperasi dan melayani. Kami juga bersatu dengan seluruh Indonesia untuk mendukung petugas kesehatan yang memerangi virus ini setiap hari.

 

Selama 50 tahun sejarah kami, kami memiliki banyak kesempatan menghadapi pasar yang bergejolak dan masa-masa sulit. Namun, kami selalu berhasil menavigasi risiko, dan melayani klien kami tanpa mengurangi kualitas, atau memaparkan karyawan kami pada risiko keselamatan yang tidak semestinya atau juga mengurangi komitmen kami untuk menjadi pemimpin lingkungan di pasar kami.

 

Kami mempertahankan komitmen itu hari ini.

 

Melayani lebih dari 3.000 outlet dan bertanggung jawab atas tenaga kerja lebih dari 1.000 pria dan wanita, kami mulai merumuskan rencana kesinambungan dan keselamatan bisnis pada pertengahan Februari. Pada 16 Maret, manajemen kami telah menyusun rencana dan respons komprehensif dengan dua tujuan utama untuk: pertama, memastikan keselamatan pekerja, dan kedua, menjaga kelangsungan bisnis.

 

Banyak penyesuaian yang kami lakukan semata-mata untuk keselamatan karyawan kami dan keluarga mereka. Ini mencakup segala hal, mulai dari penggunaan wajib alat pelindung diri, membuat sanitizers untuk pasokan yang digunakan pribadi ketika tidak ada yang tersedia di pasar, aturan karantina, hingga investasi dalam teknologi yang memungkinkan staf profesional kita untuk bekerja dari jarak jauh. Untuk informasi lebih lanjut tentang tanggapan kami sampai saat ini, silakan kunjungi halaman TETAP AMAN SAAT BEKERJA .

 

Meskipun sebagian besar karyawan profesional dan tenaga kerja pabrik kami telah mengurangi jadwal kerja mereka, kami terus membayar mereka gaji penuh saat ini.

 

Pada tanggal 15 April, Kementerian Tenaga Kerja (Kepala Tenaga Kerja Provinsi Jakarta) memeriksa fasilitas-fasilitas utama kami di Jakarta dan memberi kami nilai tertinggi untuk upaya kami memerangi dan menghentikan penularan virus, memberi kami izin untuk terus beroperasi dengan tenaga kerja yang terbatas. Kami berterima kasih atas pertimbangan dan nilai kepercayaan mereka, yang berasal dari tindakan kami yang ditunjukkan hingga saat ini.

 

Saya yakin bahwa tim manajemen kami, pendekatan yang profesional dan ilmiah untuk memecahkan masalah dan menanggulangi risiko, serta metode kami yang etis dan kontemporer untuk menghadapi tantangan-tantangan yang akan datang, akan menciptakan hasil-hasil yang terbaik untuk para customer serta karyawan kami. Namun, mengingat dampak dari situasi sekarang  di seluruh dunia, kami telah mengantisipasi beberapa gangguan terhadap kemampuan kami untuk menyediakan customer kami dengan seluruh produk yang kami tawarkan. Rantai pasokan (supply chain) yang berada di hulu dari kami tetap menjadi suatu tantangan karena para produsen bahan dasar juga terkena dampak dari keadaan.

 

Saya dengan sangat bangga dapat memberitahu Anda bahwa Mowilex, karyawan kami, dan perusahaan induk kami, Asia Coatings Enterprises, telah memberikan sumbangan dalam bentuk pembelian lebih dari 26.000 masker dan sejumlah APD untuk fasilitas-fasilitas kesehatan di masyarakat. Selain itu, PT Mowilex telah mendukung masyarakat sekitar fasilitas kami dengan sumbangan sembako untuk membantu mereka yang terkena dampak negatif dari pandemi ini.

 

 

Perlu diketahui bahwa kami melakukan semua yang kami bisa untuk memastikan keamanan tenaga kerja kami, dan untuk terus melayani pelanggan yang telah mempercayai Mowilex. Kami didorong oleh kepercayaan itu, dan dipandu oleh misi dan komitmen kami kepada karyawan, pelanggan, komunitas, dan pemangku kepentingan di seluruh Indonesia.

 

 

Jakarta, 15 April 2020
Niko Safavi,
President Director, CEO

error: Content is protected !!